Korupsi Ganzet Rp 17 Milyar Berpotensi SP3, Ada Apa?

0
131

KORIDORZINE.COM, TERNATE-Kasus dugaan korupsi pengadaan pengadaan genzet di Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku Utara yang merugikan keuangan negera senilai Rp 17, 5 miliar tahun 2015 berpotensi dihentikan atau SP3 oleh Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Maluku Utara.

Padahal dua nama yang akan dijadikan tersangka yakni kontraktor berinsial CW dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinsial LU. Dirkrimsus Polda Maluku Utara Kombes Polisi Masrur beralasan, kasus dihentikan karena Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tidak bisa menghitung kerugian.

“Salah satu indikasi korupsi jika kerugian negara sudah jelas, tapi kalau BPKP tidak bisa menghitung kerugian, indikasi apa yang harus kita lidik,” kata Kombes Polisi Masrur di Mapolda Maluku Utara, Senin (26/3)

Masrur mengaku, kasus dugaan korupsi kasus genzet ini awalnya dilimpahkan ke Bareskrim Polri untuk di SP3. Namun setalah berkoordinasi, Bareskrim meminta penyedik Reskrimsus agar perkaranya digelar secara internal oleh Polda Maluku Utara. “Bareskrim Polri menyampaikan digelar di Polda saja, makanya sekarang kita tinggal menunggu waktu pimpinan,” ujarnya.

Disentil dua nama berinsial CW dan LU yang masuk daftar dugaan korupsi pengadaan mesin genzet, Masrur membantah, bahwa penyidik belum pernah menetapkan tersangka. “Saya juga kaget muncul dua nama dalam pemberitaan, makanya saya juga bertanya-tanya mereka dapat dari mana, yang pasti kasus itu belum ada tersangkanya,” sanggah Marur.

Diketahui, kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan genset 2015 yang ditangani Polda Malut untuk kebutuhan listrik kantor Gubernur Malut yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 17,5 miliar. Ditengah perjalanan kasus tersebut telah ditetapkan dua tersangka yakni kontraktor pengadaan genset dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas ESDM Malut nomor LP/15/II/2015/MALUT/DIT RESKRIMSUS Tanggal 25 Febuari 2015, tiba-tiba dalam perjalanan dihentikan. Ada apa? (san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here