Kata Mahasiswa, Ini Proyek Fiktif Ahmad Purbaya

0
57

KORIDORZINE.COM, TERNATE-Mahasiswa yang menamakan diri Front Mahasiswa Peduli (FMP-Malut) Maluku Utara mendesak Kejati dan Polda mengusut 15 proyek fiktif senilai Rp 45 miliar yang diduga melibatkan kepala BPKAD Ahmad Purbaya. Desakan mahasiswa itu melalui aksi unjuk rasa depan Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/3).

Menggunakan sebuah mobil truk lengkap dengan sound system dan membawa spanduk bertuliskan, “Polda, Kejati menyelidiki Rp 45 miliar fiktif, mendesak Polda dan Kejati segera memanggil dan pemeriksaan Ahmad Purbaya. Ahmad Purbaya dinilai mahasiswa gagal memimpin BPKAD Malut mengakibatkan hutang daerah terus bertamah.

Menurut koordinator aksi, Sertono Halek, sesuai hasil temuan pansus DPRD Provinsi Maluku Utara, terdapat sekitar 15 paket kegiatan yang tidak dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 dan tidak ditenderkan, terdapat perbedaan nilai pagu anggaran senilai Rp 45.728.055.901. Karena itu, ia meminta Polda dan Kejati Malut menyelidiki dan memanggil serta memeriksa kepala BPKPAD, terkait 15 paket proyek yang diduga fiktif senilai Rp 45 miliar lebih itu.

Menanggapi desakan itu, Kasi Penkum dan Humas Kejati Malut Apris R. Ligua mahasiswa menyerahkan data sebagai acuan melakukan penyelidikan. “Kami minta data kongkrit, apabila kalian mendesak kami melakukan pemeriksaan harus dicantumkan rincian 15 paket proyek tersebut. Apa betul 15 paket itu tidak dianggarkan dalam APBD 2016,” kata Apris. (din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here