Mahasiswa Unkhair Protes Penerapan Kode Etik

0
83

KORIDORZINE.COM, TERNATE-Rencana Universitas Khairun (Unkhair) menegakkan kode etik tata cara berpakaian dan berkomukasi dikalangan mahasiswa dan dosen saat berada kampus sebagai turunan dari statuta Unkhair dalam Peraturan Menteri (Permen) nomor 83 tahun 2017, maka dibuat kode etik mahasiswa, dosen dan pegawai dilingkungan universitas sebegai instrumen pengelolaan kampus.

Rektor Unkhair Ternate, Prof Husen Alteng mengatakan, peraturan ini tim senat kemudian mencari contoh-contoh diberbagai perguruan tinggi (PT) di Indonesia, untuk dijadikan satu draf peraturan.

Sebelum diberlakukan, pihaknya meminta masukan mahasiswa sebagai uji publik dan selanjutnya dibawa ke senat untuk menetapkan, namun baru meminta masukan mahasiswa sudah memprotes. “Kelebihan berfikir mahasiswa itu kemudian mereka merespon lebih, padahal kita hanya meminta masukan. Mari kita diskusikan untuk mencari solusinya apa,” sindir Husen, Selasa (27/3).

Meski diprotes mahasiswa, pihaknya tetap melakukan. Tidak ada urusan harus diperketat. “Masa orang pakai baju tarabe diizinkan masuk kampus. Jangankan kampus, ditempat lain pun tidak boleh. Ada informasi bahwa draf itu mereka tidak setuju, kalau tidak mari kita diskusikan, tidak perlu bikin ribut,” katanya.

Menurutnya, walaupun kode etik tidak berlaku untuk mahasiswa, namun dosen tetap diberlakukan terkait dengan cara berkomunikasi. Cara komunikasi seseorang diatur. “Coba baca kode etik Universitas Indonesia (UI), kode etik ITS itu sampai setingkat WA dan SMS ada tata caranya. Makanya waktu ada informasi dari wakil rektor (Warek) III bahwa dia suruh apa yang dilakukan ini kan bersumber dari perguruan tinggi, kemudian kita menyusuaikan dengan kondisi kampus kita saat ini. Saya berfikir apa kita lakukan ini sangat positif untuk kebaikan,” tutur Cen—panggilan akrab mantan Direktur LML Maluku Utara ini.

Cen mengaku, rencana ini masih dalam pembahasan, belum masuk proses penetepan. “Setelah kita menerima masukan baru kita bawa ke senat untuk tetapkan menjadi peraturan rektor. Jadi masih pajang waktunya, tapi orang baru mau mulai sudah ada protes,” ujarnya. (rob)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here