KPK Sita Rumah Emirsyah Satar di Pondok Indah

0
35

KORIDORZINE.COM, JAKARTA-KPK menyita rumah mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Rumah yang berlokasi di Pondok Indah itu disita terkait kasus suap pengadaan mesin dan pesawat Garuda.

“Untuk kepentingan penyidikan perkara ini, penyidik hari ini (29/3) menyita sebuah aset milik keluarga tersangka ESA (Emirsyah Satar),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (29/3/2018). “Aset berupa 1 unit rumah di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan,” imbuh Febri.

Menurut KPK, rumah itu dibeli oleh Keluarga Emirsyah pada tahun 2012 seharga kurang lebih Rp 8,5 miliar. Rumah itu diduga berasal dari tersangka lainnya, mantan Dirut PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo.

“Uang untuk pembayaran rumah tersebut diduga berasal dari tersangka SS (Soetikno Soedarjo). Penyidik dan tim asset tracing menggunakan metode follow the money, sehingga akhirnya memutuskan untuk menyita rumah tersebut,” tutur Febri.

Selain itu, KPK hari ini memeriksa 2 orang saksi untuk kedua tersangka tersebut yaitu pensiunan pegawai PT Garuda Indonesia Capt Agus Wahjudo dan mantan VP Aircraft Maintenance Management PT Garuda Indonesia Batara Silaban.

“Penyidik memeriksa para saksi dalam kapasitas sebagai pejabat PT Garuda Indonesia, yang diduga mengetahui terkait proses pengadaan pesawat, mesin pesawat, dan perawatan pesawat Garuda,” ucap Febri.

Dalam kasus ini, Emirsyah ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap terkait pengadaan mesin pesawat Rolls-Royce dan pesawat Airbus SAS untuk PT Garuda Indonesia. Emirsyah diduga menerima suap lewat tersangka Soetikno Soedarjo, yang merupakan beneficial owner Connaught International Pte Ltd.

Suap itu diduga diberikan Soetikno dalam bentuk uang sejumlah 1,2 juta euro dan USD 180 ribu. Selain uang, Emirsyah diduga menerima suap dalam bentuk barang yang tersebar di Indonesia dan Singapura senilai USD 2 juta. (dtc)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here