“Ray” (Sebuah Catatan Kehidupan)

0
102
Buku karya Suratman Kayano

Karya : Suratman Kayano

Mahasiswa Pasca Sarjana Unhas Makassar

SEBUAH buku karya Suratman Kayano, anak petani kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara mendapat apresiasi berbagai kalangan. Dalam bukunya berjudul ‘Ray’,  sang tokoh utama dalam cerita, ingin meraih cita-cita ditengah  keterbatasan. Buku ini juga  bercerita tentang arti nilai persahabatan, cinta dan pengabdian.

Ceritanya  buku ‘Ray’ bergenre novel ini   membawa pembaca  melihat realitas bagaimana pendidikan  di Indonesia dilihat dari sudut pandang seorang anak petani yang harus berjuang keras dalam menggapai mimpinya.

Penulis  juga menyajikan  cerita yang tidak terduga. Seluruh bagian ceritanya unik, karena berlatar  pengalaman pribadi  penulis. Buku  ini mematahkan mitos yang berkembang di kalangan masyarakat saat ini bahwa orang miskin dilarang  sekolah,  kisah Ray ini  dapat menginspirasi.

Suratman Kayano Mahasiswa Paska Sarjana Unhas Makasar dan Mantan Ketua Umum PMII cabang Metro Makasaar, penulis Buku Ray,

Buku Ray   merupakan karya perdana Suratman. Ia berharap generasi Haltim dapat mengembangkan diri dan manfaatkan potensinya untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Halmahera Timur, terutama mambangun revolusioner sumberdaya manusia melalui gagasan dan karya yang dituangkan dalam tulisan. Sebab menulis juga merupakan bagian dari gerakan bukan hanya melakukan aksi semonstrasi. “Buku yang diterbit  SIP Publisiing itu, saat ini telah beredar,” kata Suratman.

Mahasiswa pasca sarjana Universitas Hasanuddin Makassar dan mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar ini merupakan salah satu  dari sekian generasi Halmahera Timur  yang mampu menuangkan gagasan dan kemampuan literasinya melalui tulisan.

Ia menulis buku bergendre novel yang diberi judul ‘Ray’  mampu mengangkat nama generasi muda  Halmahera Timur  dari budaya hedonisme dan apatis terhadap pembangunan sumberdaya manusia (SDM).

Lelaki  berdarah  Waci dan Gotowasi Kecamatan Maba Selatan ini mengaku,  ‘Ray’ adalah catatan kehidupan bergenre novel. Meski ia mengaku  menulis hanya sekedar  menyalurkan hobi  dibidang literasi, namun ia mendapat apresiasi luar biasa. Bahkan  LSM  Ifas dan Garda Meraputih Halmahera Timur mengucapkan selamat atas terbitnya buku ‘Ray’ karya Suratman Kayano melalui akun facebook dan instagram. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here