Inilah Kronologis OTT Direktur Keuangan Angkasa Pura II

0
15
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menggelar jumpa pers di Gedung KPK Kamis (1/8). Foto : Istimewa

KORIDORZINE, JAKARTA – Penghujung bulan Juli lalu, tepatnya 31 Juli, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II, Andra Y. Agussalam.

Operasi Tangap Tangan (OTT) itu berawal dari informasi akan terjadi transaksi pemberian uang dari staf PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) bernama Taswin Nur kepada seorang sopir berinisial END.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan kepada wartawan Kamis (1/8) malam. Ia mengatakan, penyerahan uang terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di seputar Jakarta Selatan. Setelah itu, tim KPK mengamankan dua orang, yakni TSW dan END pada Rabu (31/7) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari tangan END, petugas KPK mendapati uang sebesar 96.700 dollar Singapura.

Setelah itu, tim KPK bergerak menuju rumah Direktur Keuangan Andra Y. Agussalam. Sekitar pukul 22.00 WIB mereka mengamankan Andra.

Setelah itu, KPK memanggil keempat orang lainnya untuk dimintai keterangan. Mereka adalah, sopir berinisial DIN, Executive General Manager Airport Maintenanca Angkasa Pura II Marzukki Battung, Direktur PT Angkasa Pura Propertindo Wisnu Raharjo, dan staf PT INTI Tedy Simanjuntak.

KPK kini telah menetapkan Andra dan Taswin sebagai tersangka. Mereka ditahan di rumah tahanan KPK. Sementara lima orang lainnya sebagai saksi dan tidak ditahan.

Andra diduga menerima suap sebesar 96.700 miliar dari Taswin terkait proyek baggage handling system yang dikerjakan oleh PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT INTI). Andra disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara itu, Taswin sebagai pemberi disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.(RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here