Belum Pulih, Kegiatan Belajar Mengajar di Tenda BNPB

0
9
Wakil Bupati Halsel Iswan Hasjim menyapa siswa siswi yang belajar di tenda pengungsian.

KORIDORZINE, LABUHA- Pasca Gempa 7,2 skala richter yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menyisahkan luka yang dalam bagi masyarakat. Pasalnya, selain rumah warga yang rusak parah dan ringan, sejumlah fasilitas pendidikan juga bernasib sama.

Salah satu potret dunia Pendidikan di Desa Liboba Hijrah Kecamatan Kepulauan Joronga kondisi sekolah nya sudah hancur dan hanya menggunakan Tenda dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, siswa-siswi di desa tersebut masih berusaha untuk bangkit dan bersekolah. .

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Jumat (2/8/) kemarin, Wakil Bupati Halmahera Selatan menyambangi Desa Liboba Hijrah Kecamatan Kepulauan Joronga guna melihat langsung aktivitas sekolah darurat di lokasi pengungsian.

Wakil Bupati Halsel, Iswan Hasjim mengapresiasi perjuangan anak-anak Liboba Hijrah. Sebab, dengan segala keterbatasan para siswa-siswi begitu semangat mengikuti proses belajar mengajar dengan fasilitas yang serba darurat.

”Kondisinya masoh darurat, nanti akan ada bantuan untuk memperbaiki gedung sekolah yang rusak, saya bangga dengan kalian nak” kata Wabup dihadapan siswa

Orang nomor dua dilingkup Pemkab Halsel ini memastikan seluruh sekolah yang bangunannya rusak berat hingga rusak ringan sudah mendapatkan bantuan tenda.

“Tenda itu dibangun tepatnya di halaman-halaman sekolah sampai di lokasi pengungsian guna menghindari kemungkinan adanya bahaya. Misalnya, insiden tembok ambruk atau kemungkinan adanya gempa susulan, “cetus Wabup

Dikesempatan itu, Wabup juga mengajak para siswa untuk selalu bersyukur. “Torang samua harus banyak pandai bersyukur, karna sampai saat ini torang masih diberikan keselamatan, ” tutup Wabup.(van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here