Bersama 2.541 Pemain, Musik Tradisional Bambu Tada Siap Pecahkan Rekor MURI

0
20
2.541 pemain musik bambu tada yang siap pecahkan rekor MURI. Foto : Halil

KORIDORZINE,  MOROTAI – Ribuan pemain musik tradisional bambu tada serta pemain Juk dan vokalnya dari sejumlah desa, di lima kecamatan kabupaten pulau Morotai, Sejak tanggal 1 Agustus sudah di mobilisasi ke kota daruba, ibu kota kabupaten pulau Morotai guna melakukan latihan pemantapkan formasi atraksi musik bambu tada, untuk persiapan tampil pada acara puncak Festival Morotai, Rabu 07 Agustus 2019 dan siap memecahkan rekor MURI

Person In Charge (PIC) atau Penanggung jawab lapangan Musik tradisional Bambu Hitada, Assyura Oemar, saat di konfirmasi pada senin 5 Agustus 2019, terkait mobilisisasi peserta pemain musik bambu tada dari masing masing desa ke pusat kota daruba, baik jumlah keseluruhan  dan kesiapannya menuju acara puncak festifal. Ini penjelasannya.

Assyura mengakui mobilisasi telah di lakukan sejak tanggal 1 Agustus hingga tanggal 3 dan tanggal 4 Agustus sudah terkumpul seluruhnya. Baik pemain musik bambu tada, vokal dan pemain Juk sudah mencapai 2.541 orang

“Setiap pelatihan pesertanya kami absen dengan detail. Saat latihan pemantapan pada Sabtu 3 Agustus yang mengikuti latihan pemantapan sebanyak 2.223 orang. Namun, pada Minggu 4 Agustus 2019 yang mengikuti latihan pemantapan sudah mencapai 2.541 orang, didalamnyanya sudah tergabung pemain musik bambu tada, vokal dan pemain Juk,” terang Assyura.

Lanjut Asyura, para pemain musik bambu tada berasal dari Desa Mira, desa sambiki baru, desa hino, desa seseli jaya, desa buho buho, desa yao, desa tawakali, desa sakita, desa Loleo jaya, desa cio gerong, desa tutuhu, desa korago, desa toara, desa Loleo, desa Gorugo dan desa pangeo. Sementara untuk tempat tinggal peserta tersebar di sejumlah desa dalam kota daruba. Diantaranya Desa Daruba, Desa Yayasan, Desa Gotalamo, Desa Darame, Desa Pandanga, Desa Juanga dan Desa Wawama.

Sampai saat ini kata Assyura, tidak ada kendala yang berarti. Pelatihan pemantapan berjalan lancar dan progresnya semakin baik. Sehingga dengan persiapan yang ada kami optimis atraksi musik bambu tada akan sukses tampil pada acara puncak Festival Morotai 2019 dan siap mencatatkan namanya di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Di rekor MURI tercatat sebanyak 2019 orang pemain musik bambu tada, tapi data terkini yang siap memecahkan rekor MURI sebagai pemain musik bambu tada terbanyak pertama di Indonesia bahkan di dunia adalah sebanyak 2.541 orang,” tegasnya.

Sementara koreografer Eko “Pece” Supriyanto, yang mensutradarai tarian kolosal dan musik bambu tada, dalam Vidio singkatnya Sabtu 03 Agustus 2019 menjelaskan untuk persiapan dan kesiapan latihan formasinya terus digenjot dan dirinya yakin akan capai target sebelum tampil

“Sejauh ini untuk latihan pemantapan formasi sudah mencapai 80 persen, besoknya progresnya akan naik lagi karena tinggal di poles. sisa waktu ini akan di maksimalkan sehingga targetnya sesuai harapan,” imbuhnya. (LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here