Menpar Berkomitmen Bangun Pariwisata Pulau Morotai

0
23
Menteri Pariwisata RI , Arif Yahya, saat diwawancarai oleh awak media di Pulau Dodola, Morotai, Maluku Utara. Foto : Halil

KORIDORZINE,  MOROTAI– Ayo ke Morotai, sepenggal kalimat ajakan itu yang disampaikan Menteri pariwisata RI, Arief Yahya, setelah menginjakkan kakinya di Bumi Moro dan mengunjungi Sejumlah tempat wisata, Selasa 6 Agustus 2019.

Sejumlah tempat wisata yang dikunjungi Kemenpar RI bersama rombongan dan didampingi Bupati dan Wakil Bupati Morotai adalah Museum Trkora Perang Dunia II, Wisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Water front City (WFC) dan Pulau Dodola.

Setelah melihat Sejumlah tempat wisata menteri pemerintahan Jokowi – JK ini memberikan pernyataan untuk mempromosikan pariwisata Morotai. “Saya mendukung penuh Pulau Morotai sebagai 10 distinasi wisata atau sepuluh Bali baru. Untuk masyarakat Pulau Morotai, mari sama-sama kita promosikan agar pariwisata pulau Morotai dapat berkembang dengan pesat,” papar Arief Yahya.

Soal pariwisata sejarah, lanjut Menpar Arief, Morotai memiliki peninggalan sejarah yang luar biasa, di mana Amerika Serikat dan sekutunya menjadikan Morotai sebagai basis utama untuk membangun pangkalan udara. Sehingga memiliki keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki kabupaten lainya.

Lebih lanjut diutarakannya,  cukup banyak destinasi wisata sejarahnya sehingga singkron dengan tema festival Morotai 2019 yaitu “Land Of Stories” yang menceritakan beragamnya budaya dan sejarah masa silam perang dunia II yang gemilang.

“Banyak hal penting yang telah saya diskusikan bersama Bupati Morotai, seperti infrastruktur penunjang yakni bandara udara. Sebagai pendukung jalur penerbangan untuk menarik atau memudahkan wisatawan langsung dapat berkunjung ke Morotai. Terutama negara negara tetangga seperti negara Palao, Singapura, Thailand, Hongkong, Filipina, Korea, China dan Jepang yang jaraknya tidak jauh dari morotai,” terang Menpar Arief Yahya.

Apabila wisatawan manca negara (wisman) sudah banyak berkunjung, maka fasilitas dengan mudah dan cepat akan ikut berkembang dan sudah banyak terjadi di mana-mana. Diharapkan di Morotai juga terjadi seperti itu.

“Saat ini trayek dari Manado-Ternate- Morotai dan sebaliknya, berarti sudah ada penerbangan regulernya, maka ke depan sudah pasti akan ada Juga Manado-Morotai bila trayeknya sudah cukup. Banyak turis senang berkunjung ke Morotai terutama wisata pantai dan pulaunya sangat indah. Selain itu Kuliner khas Morotai itu sangat enak-enak dan lezat, terutama seafoodnya beragam jenis serta masih segar, saya sudah rasakan itu,” ungkapnya

Selain itu, sebut menteri kelahiran Banyuwangi ini, bahwa Morotai banyak mempunyai spot-spot wisata yang sangat indah. Sala satunya Pulau Dodola, merupakan pulau nomor satu yang keindahan tidak kalah dengan Bali. Tinggal, pulau morotai di tunjang dengan infrastruktur pendukung, berupa bandara udara, akses pelabuhan laut, baik untuk barang maupun wisatawan maka akan lebih baik lagi. Karena, semua infrastruktur pendukung itu sangat menentukan Morotai sebagai distinasi wisata nasional atau sepuluh Bali baru.

“Kemenpar secara tehnis punya peran membangun fasilitas itu, seperti kita membangun yang lainya. Contohnya Danau Toba dengan infrastruktur yang terbaik, dan semua itu akan ada kerja sama dengan kementerian lainya soal sharing anggaran. Karena kemenpar sendiri ada anggarannya, baik yang langsung maupun melalui DAK,” katanya.

Pada acara puncak Festival Morotai 2019, Rabu 7 Agustus 2019 besok siang, Kemenpar berjanji dalam sambutannya akan memberikan pusat kuliner, serta home stay  untuk percontohan. Kalau berhasil maka akan di tambah lebih banyak lagi.

“Namun yang paling penting itu adalah projek manager dan sistem terintegrasi serta investasi. Sehingga Morotai cepat berkembang dan akan Kemenpar membantu itu. Alasan itu Morotai di pilih sebagai destinasi wisata nasional atau Bali baru,” ujar Arief Yahya.

Sementara itu Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, di depan Menteri Pariwisata, Arif Yahya, mengatakan semua kebutuhan oleh Kemenpar RI segera mewujudkan dengan mengucurkan anggaran 1,2 triliun untuk membangun Morotai maka semuanya tuntas dan Morotai go internasional.(LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here