Festival Maksairah untuk Pengembangan Budaya Kepulauan Sula

0
16
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Kepsul, Muhamad Drakel

KORIDORZINE, SANANA– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar Kegiatan Festival Makasairah.

Kegiatan Festival Maksairah kali ini Pemkab Kepsul sebagai salah satu upaya untuk mengembangkan budaya daerah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Kepsul, Muhamad Drakel, kepada Koridorzine, Senin (12/08) mengatakan kegiatan Festival Maksaira tahun 2019 dimaksudkan akan mengembangkan budaya di daerah Kepulauan Sula.

Kegiatan Festival Maksairah itu diantaranya terdiri dari lomba tarian tradisional, pameran kerajinan tangan, seminar baju adat dan rumah adat sula dan Gabalil Hai Sua (Keliling Tanah Sula) yang akan dimulai dari tanggal 14 sampai 20 Agustus.

Muhamad Drakel menerangkan, Gabalil Haisua (Keliling Tanah Sula) akan dilaksanakan setelah selesai upacara 17 agustus. Kegiatan ini dimulai dari Istana Daerah (Isda) menuju Air Santosa Desa Fukweu dan Desa Malbufa Kecamatan Sanana Utara, setelah itu menuju ke Air Talaga Desa Kabau Kecamatan Sulabesi Barat (Sulbar) dan kemudian menuju ke Kota Tua di Desa Fatkauyon Kecamatan Sulabesi Timur (Subtim). “Beberapa titik ini adalah situs budaya dan sejarah,” tandasnya.

Jika dalam Gabalil Hai Sua ini di temukan lagi informasi baru menyangkut situs budaya dan sejarah di Desa-Desa yang lain maka akan di ekspost kembali melalui media sosial agar di ketahui oleh masyarakat.

“Tujuan dari Gabalil Hai Sua ini untuk bisa menginformasikan sejarah perjuangan masyarakat sula pada jaman dulu. Oleh karena itu, selain mengunjungi beberapa titik situs sejarah di empat desa tersebut, kami juga masi terus mencari tau situs-situs sejarah di desa-desa lain untuk mengangkatnya agar diketahui oleh masyarakat,” pungkas Muhamad Drakel. (EDL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here