Bupati Telah Serahkan Uang Saku Peserta Bambu Hitada

0
16
Bupati dan ibu saat tiba di desa pangeo kecamatan morotai jaya, disambut masyarakat dengan antusias. Foto: Halil

KORIDORZINE, MOROTAI-Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam mensukseskan Even Nasional Kemenpar RI, Festival Morotai 2019 telah menyita perhatian dunia. Bagimana tidak, aksi musikal porimoi morotai bambu hitada menampilkan 2124 peserta dan mencatat sejarah peserta terbanyak pertama di dunia dari MURI. Namun, konsekwensinya mengeluarkan biaya yang cukup besar juga, termasuk membiayai ribuan peserta selama dalam proses menuju puncak maupun setelahnya. Sebutlah uang saku peserta.

Untuk itu, Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Benny Laos, bersama ibu, Sherly Tjoanda dan rombongan, Senin 12 Agustus 2017 mengunjungi masyarakat Desa Pangeo, Gorugo Loleo dan Towara, Kecamatan Morotai Jaya, Pulau Morotai, Maluku Utara.

Kedatangan bupati dan rombongan di Kecamatan Morotai jaya demi memenuhi janjinya kepada masyarakat di 4 desa tersebut, yang telah berpartisipasi dalam Even Nasional, mensukseskan Festival Morotai 2019 melalui musikal porimoi bambu hitada sehingga memecahkan rekor MURI

Acara yang di pusatkan di desa Pangeo ini berlangsung meriah. Dimana Bupati Benny Laos, beserta rombongan saat tiba di lokasi acara di sambut dengan tarian adat cakalele. Dan ratusan masyarakat telah berada duduk rapih di dalam tenda yang disediakan pemerintah desa yang bekerja sama dengan dinas terkait untuk acara tersebut

Dalam kesempatan itu bupati sampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat desa Pangeo, Toara, Loleo dan Gorugo, yang telah berpartisipasi dalam Even Nasional Kemenpar RI, Festival Morotai 2019 sehingga memecahkan rekor dunia (MURI) melalui aksi musik tradisional bambu hitada, pada puncak acara, rabu 7 Agustus lalu.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan Pribadi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada desa desa yang telah berpartisipasi aktif dalam Even Nasional Kemenpar RI sehingga memecahkan rekor dunia MURI melalui musikal porimoi Bambu Hitada dan sesuai janji akan memberikan uang saku dari pemerintah daerah pada hari ini,” paparnya

Lanjutnya, Pulau Morotai kaya akan destinasi wisata, baik wisata bahari maupun sejarah. Untuk melestarikan seni dan budaya di pulau morotai, maka pemerintah akan membangun tempat pementasan seni dan budaya di lokasi museum Trikora

Melalui kesempatan itu, dimana Bupati Benny juga memohon kepada masyarakat untuk program pembangunan rumah ibadah yang belum selesai mohon bersabar menunggu dana CSR berikut.Tetapi, bila ada yang mau kerja duluan, bupati siap memberikan bahan untuk pembangunan serta biaya operasional.

Bupati juga berjanji soal lampu jalan dan jalan tani di Sejumlah desa di kecamatan Morotai Jaya. Bahwa di ahir tahun ini melalui program morotai menyala akan di tuntaskan demikian juga dengan jalan tani.

“Untuk lampu jalan ahir tahun ini akan menyala dan jalan tani juga akan dituntaskan. Bagi masyarakat petani yang ingin bertani dan butuh bibit segera disampaikan agar dinas pertanian menyuplai bibitnya.” Imbuhnya

Acara diahiri dengan penyerahan uang saku dan makan bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here