40 Peserta Bambu Hitada Morotai Telah Tiba di Jakarta, Siap Tampil di Istana Negara Pada HUT RI ke-74

0
18

KORIDORZINE, MOROTAI– Pariwisata Morotai go internasional bakal terwujud. Selain siap di promosikan Menpar RI, Arif Yahya, juga dipromosikan para vlogger mancanegara. Selain itu, Koreografer jenius Eko “Pece” Supriyanto, mengawalinya melalui istana negara. Morotai mendapat keistimewaan yang mengakumkan dalam memajukan pariwisatanya.

Pepatah “sekali mendayung dua pulau terlapaui” pantas disematkan kepada pemerintah kabupaten pulau morotai. Bagimana tidak, Setelah sukses pecahkan rekor MURI Dunia di Festival Morotai 2019 dengan brand Land Of Stories, pada rabu 7 Agustus 2019 lalu, melalui atraksi apik 2.124 peserta bambu hitada. kini, puluhan peserta musik tradisional bambu hitada Morotai asuhan Koreografer kelas dunia Eko “pece” Supriyanto, siap perfom di perayaan HUT RI ke 74, 17 Agustus 2019 di Istana Negara.

“Rombongan peserta musik tradisional bambu hitada, rabu 15 Agustus siang tadi di dampingi kadis pariwisata Morotai, Nona N Duwila, menumpangi pesawat wings air ke ternate dan lanjut ke Jakarta menggunakan pesawat Batik Air, diperkirakan tiba di jakarta pada pukul 18.00 WIB,” ungkap ketua TP-PKK Pulau Morotai, Sherly Tjoanda, rabu 14 Agustus 2019

Hal tersebut dibenarkan kadis pariwisata Morotai, Nona N Duwila, saat di konfirmasi mengenai keberangkatan dan jumlah rombongan yang turut serta ke Jakarta,”iya benar rombongan bersama peserta musik bambu hitada Morotai seluruhnya 50 orang. 10 orang pendamping 40 peserta  yang akan tampil di istana negara saat HUT RI ke-74, 17 Agustus 2019.”

Sementara ketua rombongan atau penanggung jawab tampilnya 40 peserta musik tradisional bambu hitada di istana negara RI, Eko “Pece” Supriyanto, saat di konfirmasi, rabu 14 Agustus 2019 menyampaikan, peserta pemain musik bambu hitada yang di boyong dari morotai ke jakarta sebanyak 40 orang, sudah termasuk vokal dan pemain juknya.

“Saat tampil di istana negara nanti, peserta musik bambu hitada akan membawakan lagu-lagu morotai serta lagu-lagu perjuangan,” terang Eko

Ketika ditanya alasannya kenapa musik bambu hitada morotai yang menjadi pilihannya untuk tampil di istana negara?, Mantan penari latar penyanyi dunia, Madona, ini menegaskan bahwa tiga tahun ini dirinya ditunjuk sebagai kurator oleh Sekneg untuk acara 17 agustusan di Istana negara. Tujuannya adalah menampilkan “the showcase of Indonesian performing arts” atau menampilkan karya seni pertunjukan Indonesia.

Eko Menyebutkan, beberapa tahun lalu, sebelum dirinya mengkurasi, yang tampil selalu dari partisipan daerah yang ada di jakarta.

“3 tahun lalu saya rubah menjadi penampil asli dari daerah yang saya pilih/kurasi, supaya putra putri daerah punya kesempatan bisa tampil di istana negara. Demikian juga untuk pemda dan pimpinan daerah berkesempatan mempromosikan daerahnya di depan presiden dan tamu negara. Jadi klop karena penampilan musik tradisional daerah yang dibantu oleh pemdanya,” terangnya

Sehingga istana negara, kata Eko, setiap perayaan HUT RI tidak hanya menyuguhkan tarian dan musik tradisional jawa dan bali. Tepai harapannya merata untuk seluruh Indonesia dan saat ini musik tradisional bambu hitada morotai berkesempatan tampil di istana negara sebagai bagian dari NKRI.

“Musik tradisional bambu hitada akan perfom di istana negara dalam menyambut tamu presiden sebelum upacara 17 Agustus 2019 berlangsung.” Imbuhnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here