Kemenlu RI Datangkan Para Vlogger dari Berbagai Negara ke Morotai untuk Promosikan Pariwisata

0
77

KORIDORZINE, MOROTAI– Pulau Morotai adalah sebuah pulau kabupaten definitif baru yang terletak di ujung kepulauan Halmahera Utara. Sebagai bagian dari Provinsi Maluku Utara, ia merupakan salah satu pulau paling terluar atau terdepan di ujung timur indonesia

Kabupaten Pulau Morotai dengan luas 2.476 km² adalah pulau yang Sangat Eksotik Pesona Wisata Alamnya, Wisata Baharinya, dan wisata sejarahnya yang mendunia Serta Beragam Budayanya. Sehingga menjadi daya tarik dan banyak di minati oleh wisatawan nusantara (Wisnus) maupun wisatawan manca negara (Wisman) karena mempunyai keunikan tersendiri.

Festival Morotai 2019 Land Of Stories telah menyita perhatian dunia. Dimana pada acara puncak Festival, Kamis 8 Agustus malam. Selain Panitia penyelenggara menggelorakan hiburan rakyat dengan mendatangkan artis papan atas asal Ibu Kota “Wali Band” untuk menghibur rakyat dan seluruh wisatawan

Tak ketinggalan, Menteri luar negeri (Menlu) RI, Retno Marsudi, melalui stafnya di Kementerian Luar Negeri Ny Hasmi, di utus ke Morotai mendampingi 10 orang Vlogger manca negara menghadiri puncak acara Festival Morotai 2019. Mereka berasal dari 10 Negara. diantaranya: asal Negara Jepang, Laos, Brunai, Timor Leste, Myanmar, Vietnam, Malaysia, Philipina, Kamboja dan Thailand.

Hasmi, saat mendampingi para vlogger ke atas panggung Festival mengungkapkan, “Kami sangat senang melihat Pulau Morotai yang indah dan mungil ini. karena, begitu banyak potensi pariwisata dan ragam budaya serta bahasanya. kalian semua warga Morotai sangat beruntung, kami janji akan mempromosikan Potensi Wisata dan Ragam Budaya Morotai ke Mancanegara. We Love Morotai.”

Menarikknya, Pulau yang terletak dibibir pasifik ini memiliki objek Wisata sejarah Perang Dunia II. Dimana saat itu tentara sekutu dibawa pimpinan Amerika Serikat (Jendral Douglas Mc Arthur) menjadikan pulau morotai sebagai basis utama angkatan udaranya dengan membangun bandara udara dan pelabuhan laut atau Army Dock untuk melawan tentara penjajahan jepang. Pecahlah perang morotai pada tanggal 15 September 1944 dan Jepang berhasil dikalahkan.

Selain itu, bukti Perang Trikora di masa Refolusi Indonesia dalam menggabungkan irian jaya ke pangkuan Republik Indonesia, lagi lagi pulau morotai menjadi bagian penting dari perjalan sejarah itu. Sehingga pemerintah Indonesia membangun monumen trikora dan museum perang dunia II di desa wawama, Kecamatan Morotai Selatan sebagai bukti sejarah.

Kini, semua itu menjadi saksi bisu sejarah puluhan tahun silam dan menjadi objek wisata sejarah yang menarik perhatian para wisatawan domestik maupun mancanegara untuk dikunjungi dan dipelajari

Selain wisata sejarah, Morotai sangat kaya akan wisata pulau dan wisata bahari yang indah dan menawan. Ke arah barat kota daruba, terbentang Pulau Dodola dikenal dengan hamparan pasir putih memanjang yang menghubungkan pulau Dodola kecil dan besar, pasir putihnya sangat indah nan halus serta terdapat wisata hutan mangrov didalamnya yang tidak kalah menarik. Disamping kanan pulau Dodola ada
Pulau Kolorai dikenal dengan Desa Sadar Wisata dan di depannya ada Pulau Zum zum, pulau wisata sejarah, tempat peristirahatan Jenderal Douglas Mc Arthur. dan Saat ini telah dibangun patungnya sebagai objek wisata

Ke arah Selatan kota daruba, disana Pulau Mitita yang di kenal dengan keragaman biota lautnya. Disitu kita bisa diving bersama ikan hiu atau Gorango morotai (Gomo) yang menjadi maskot Festival Morotai Land Of Stories 2019 dan Pulau Kokoya memiliki keindahan wisata baharinya dengan menyuguhkan terumbuh karangnya yang indah dan sangat baik menarik untuk tempat snorkeling,

Bukan hanya itu, bila kita menoleh ke utara laut kota daruba, disana terdapat banyak Pulau, seperti Pulau Galo-Galo yang di kenal dengan wisata bahari yang sangat menarik. Sehingga belum lama ini duta besar Amerika untuk Indonesia,
Joseph R. Donovan Jr. bersama rombongan memilih diving di pulau galo-galo saat merayakan 74 tahun hubungan kerja indonesia-AS. Sementara Pulau Ngele-ngele dijadikan tempat budi daya Mutiara terbesar di Maluku Utara.

Dan, bila bergeser ke Kecamatan Morotai Utara, kita di suguhkan wisata pantai dan pulau yang sama menariknya. Sebutlah Pulau Tabailenge, tanjung gorango dan pantai nunuhu. Semuanya Eksotik karena memiliki hamparan pasir putih yang indah. Selain itu, ada objek Wisata Batu Kopi, air kaca, air terjun, gua nakamura dan lainnya

Demikian juga dengan ragam suku dan budayanya di Morotai menjadi daya pikat tersendiri, yaitu Suku Galela dan Tobelo sebagai suku mayoritas dan pertama mendiami pulau morotai. Di ikuti suku sanger, suku bugis, suku papua, Suku Jawa, suku Tidore, suku buton dan suku gorap. serta berbagai ragam bahasa dari berbagai masing-masing suku. Menggambarkan pulau Morotai sebagai miniatur Indonesia. Menakjubkan!

Kemudian, Keindahan pariwisata Morotai diakui Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Arief Yahya, ketika diundang pemda ke Morotai dan mengunjungi  beberapa tempat wisata, pada selasa 6 Agustus 2019, sebutlah museum perang dunia II, lokasi KEK, WFC dan Pulau Dodola.

Ia menyampaikan Pulau Morotai memiliki keunggulan potensi wisata yang tidak kalah menarik jika di bandingan dengan daerah lain, terutama wisata baharinya kelas dunia. Menpar Arief juga mengungkapkan selain itu, Morotai memiliki wisata sejarah perang dunia II seperti, Museum Trikora, Army Dock dan bandara udara. Fakta ini menjadi alasan presiden RI menetapkan Morotai menjadi salah satu dari 10 Destinasi Wisata Nasional termasuk 10 Bali baru di Indonesia.

Beragam Pesona budaya, wisata dan sejarah merupakan keunikan yang perlu di gali dan di promosikan sebagai keunggulan pariwisata Morotai. Alasan tersebut, membuat para Vlogger dari 10 Negara mau berkunjung ke Pulau Morotai dan selanjutnya siap mempromosikan Morotai ke seluruh penjuru dunia.(LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here