Kejari Weda Dalami Proyek Asrama yang Mangkrak

0
13
Pembangunan asrama sejak tahun 2016 hingga kini belum selesai. Terlihat baru tahap fondasi saja. Foto : Abhil Kahatola.

KORIDORZINE, WEDA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, menyelidiki pembangunan Asrama Pesantren, di Desa Wedana, Kecamatan Weda, tepatnya di samping Rutan Kelas II B Weda. Hal tersebut dilakukan karena pembangunan asrama pesantren yang dianggarkan Rp1,6 Miliar melalui APBD Induk Tahun Anggaran 2016 itu diduga bermasalah.

Perlu diketahui, lroyek yang melekat di Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Halmahera Tengah itu dikerjakan mulai tahun 2016, namun hingga kini belum selesai. Saat itu Kapala Bagian Ekbang masih dijabat oleh Tamrin Walid. Tamrin sekarang sudah pindah tugas di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Halmahera Tengah.

Amatan media ini di lokasi pembangunan, proyek itu baru dibangun fondasinya. Selain itu, tidak ada papan proyek di lokasi pembangunan.

Kasi Intel Kejari Weda Lulu Marluki ketika dikonfirmasi mengungkapkan, proyek pembangunan asrama pesantren itu dibangun Juli 2016 lalu. “Proyek dibangun 2016, tetapi tidak lagi dilanjutkan. Sampai sekarang baru fondasinya yang berdiri,” terang Lulu, Senin (19/8).

Ia mengaku, sejauh ini sudah sekitar enam orang diperiksa terkait proyek tersebut. Mereka yang diperiksa adalah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Tim PHO (Personal Hand Over) atau serah terima pekerjaan. “Sejauh ini sudah enam orang yang kita periksa untuk diminta keterangan,” ujarnya.

Pemeriksaan ini, kata dia, masih sebatas pengumpulan data dan bahan keterangan. “Nanti sudah terbukti baru kita sampaikan lebih rinci,” terangnya. (HRN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here