Pelatih MuayThai Minta Bupati Segera Benahi Pengurus KONI Pulau Morotai

0
11
Pelatih Moro Muay Thai, Pulau Morotai, Roger Moore Manawan.

KORIDORZINE, MOROTAI– Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pulau Morotai, memiliki tugas pokok merencanakan, mengkoordinasikan dan melaksanakan pembinaan dan peningkatan prestasi Atlet di daerahnya.

Namun sangat disayangkan, KONI Pulau Morotai jalan ditempat. Bahkan, terindikasi mati suri. Sehingga sejak dibentuknya beberapa tahun lalu. hingga kini, KONI tidak menjalankan tugas pokoknya. Hal tersebut membuat pelatih Moro Muay Thai, geram. Karena dia berharap KONI sebagai wadah induk dari semua organisasi cabang olah raga dapat memberikan atensinya terhadap pengembangan semua jenis cabang olahraga yang ada di pulau Morotai.

Roger Moore Manawang, selaku pelatih Moro Muay Thai, dalam rilis elektroniknya, Senin 19 Agustus 2019, mengutarakan bahwa dirinya merasa dirugikan atas ketidakhadiran 2 atletnya. untuk mengikuti undangan tes pra PON 2020 di Kota Ternate. Sedangkan, dari Pengda muaythai Indonesia sudah menyurati ke cap muaythai di Pulau Morotai. Sehingga, kami dari klub Morotai sudah berupaya memberikan proposal kepada pengurus KONI Morotai untuk dapat membantu pencairan dana, demi keberangkatan atlet dan pelatih untuk bergabung di TC indonesia, di Kota Ternate, mewakili Provinsi Maluku Utara.

“Ada 2 atlet yang ikutkan TC Prapon, 1 atlet Putra dan 1 atlet Putri. kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Benny Kaos, untuk meminta arahannya. Namun, bupati mengarahkan silakan ke pengurus KONI karena, anggarannya sudah ada dan anggaran itu diperuntukkan untuk atlet tingkat nasional atau daerah dan harus di bawah koni,” terangnya.

Namun, Miris dan sangat disayangkan sembur Roger, dengan wajah memerah. “sampai saat ini kami menunggu informasi dari pihak KONI, tapi tidak ada satupun pengurusnya yang bisa dihubungi. seharusnya hari ini kami dari Morotai dan sudah berada di Kota Ternate untuk mengikuti TC. sangat sayangkan sikap KONI yang tidak pro aktif terhadap olahraga yang ada di Morotai.”

Sembari menegaskan. Padahal, dengan adanya kesempatan yang baik ini. Pulau Morotai bisa ambil bagian dalam mengikuti Prapon.

“Saya sebagai pelatih merasa kecewa. karena, sudah sekian lama kami membina klub dan atlet muay thai di Pulau Morotai. Tetapi, tidak satupun dari pengurus KONI atau Pemda mau membiayai klub ini maupun atlet-atlet kami dari Morotai untuk bertanding ke daerah lain. Sehingga, kami hanya memakai dana pribadi tetapi atlet kami bisa berprestasi. Dan, KONI tidak pernah memberikan dukungan, melainkan lari dari tanggung jawab. Untuk itu, saya minta Bupati segera merombak kembali pengurus KONI yang ada demi terciptanya iklim olahraga di morota kompetitif.”

Sementara salah satu sekertaris KONI Kabupaten Pulau Morotai, Ismail Rahaguna, saat di konfirmasi, Senin 19 Agustus malam, menyampaikan singkat. Bukan tidak mau bantu. Tetapi, bahwa roda organisasi KONI saat ini tidak jalan, karena ketua umum dan sekertaris umum serta beberapa pengurus lainnya sudah pinda tugas. Sehingga secara organisasi mereka dibawah tidak bisa mengambil keputusan.

“Tubuh organisasi harus dibenahi dulu, agar langkah kita dalam mengambil tindakan tidak menyalahi aturan dan tidak jadi temuan,” ungkapnya. (LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here