Ranperda APBD-P Tahun 2019 Disetujui 5 Fraksi di DPRD Pulau Morotai

0
28
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pulau Morotai. Foto : Halil

KORIDORZINE, MOROTAI– Lima Fraksi di DPRD Kabupaten Pulau Morotai Menerima dan Menyetujui Ranperda APBD-P Tahun 2019. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna dengan Agenda Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan ( RAPBD-P ) Tahun 2019. Berlangsung di Lantai II Aula Ruang Sidang DPRD, Selasa 20 Agustus 2019, pukul 10.00.WIT.

Rapat yang di pimpin langsung oleh Ketua DPRD Fahri Hairudin, mengawali dengan Pembacaan Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2019 Kabupaten Pulau Morotai. Setelahnya, dilanjutkan dengan pandangan fraksi fraksi terhadap Ranperda APBD – P Tahun 2019.

Pada kesempatan pertama, Fraksi Golkar yang disampaikan oleh Mahmud Kiat, membacakan pandangan fraksinya. Selanjutnya di ikuti Rudi R Dadana Fraksi
Demokrasi Indonesia Perjuangan, Marhaban Safi Fraksi Keadilan Sejahtera, Antasari Alam Fraksi Pembangunan Amanat Demokrasi dan Fraksi
Kebangkitan Nurani Nasional, disampaikan Rusminto Pawane.

Pandangan fraksi fraksi yang disampaikan 5 Fraksi di DPRD Pulau Morotai, tentang Ranperda APBD-P tahun 2019 seluruhnya menerima dan menyetujui tanpa sarat

Olehnya itu, Sekertaris DPRD, M Nabiu, menindak lanjuti dengan membacakan keputusan rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pulau Morotai Nomer 07/KPTS/DPRD-PM/2019 tentang Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P ) Kabupaten Pulau Morotai Tahun Anggaran 2019

Dan, memutuskan; pertama, Menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Perubahan tahun anggaran 2019. Kedua, Pendapatan sebelum perubahan Rp. 926.945.577.893, 99 dan setelah perubahan Rp. 910.121.355.041, 99.

Belanja sebelum perubahan Rp. 952.876.985.461, 99 dan setelah perubahan Rp.936.052.762.609, 99. Terjadi
Surplus / Defisit sebelum perubahan Rp. 25.931.407.568, 99 dan setelah perubahan Rp. 25.931.407.568, 99. Dengan Pembiayaan Netto Rp. 300.000.000,00 dan SILPA Rp. 26.031.407.568, 00.

Sementara Wakil Bupati Pulau Morotai, H. Asrun Padoma, menyampaikan bahwa setelah diterima dan disetujui maka, Keputusan RAPBD-P tahun 2019 Kabupaten Pulau Morotai akan di tindak lanjuti ke Pemda Provinsi Maluku Utara untuk dilakukan evaluasi dan penyempurnaan.

Lanjutnya, ke depan dalam pengelolaan pendapatan dan belanja daerah akan menggunakan aplikasi By System.

Disebutkan, bahwa pemakaian belanja daerah terbesar adalah belanja modal pariwisata seperti perjalanan wisata ke Pulau Desa Galo – Galo dengan pemakaian Speed yang biasanya 1 juta namun dilambungkan menjadi 2 juta, serta kuliner yang harganya melebihi standar harga. Pada masa mendatang, agar dikoordinasikan kembali masalah tarif angkutan dan kuliner sehubungan destinasi wisata.

“Kondisi ini menjadi motivasi kita semua untuk terus melakukan inovasi dan kreasi,” ujarnya.

Selain itu, Asrun mengapresiasi seluruh Organisasi Pemerintah Daerah (OPD). Karena, dengan motivasi kerja keras telah memberikan kontribusi PAD yang nyaris memenuhi target, meskipun sampai bulan agustus 2019 ini masih dalam 33 persen dari total target PAD tahun ini.

Hadir dalam rapat Paripurna DPRD tentang persetujuan RAPBD-P tahun 2019 diantaranya; Wakil Bupati Pulau Morotai H. Asrun Padoma, S.Ag, Wakil Ketua 1 DPRD Morotai Richard Samatara, Sekda Pulau Morotai Drs. Muhammad M. Kharie, Pasiter Kodim Persiapan Morotai Kpaten Inf. Isnari.

Selain itu hadir pula PS. Kasi BMP Lanud Leo Wattimena Kapten Kal Agus Bangun Utomo, Pasiops Lat Unit Intel Lanal Morotai, Lettu Laut (S) Ariansyah, Kasat Binmas Polres Pulau Morotai AKP Samsudin, para Asisten bupati, Staf Ahli dan Pimpinan SKPD Pulau Morotai dan Anggota DPRD Pulau Morotai. (LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here