Silpa Jong dan Keterwakilan Perempuan di Bacalon Bupati Halut 2020-2025

0
24
Silpa Jong saat mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Halmahera Utara di Kantor DPC PDIP Halut. Foto : Sami

KORIDORZINE, TOBELO – Pemilihan Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) di Kabupaten Halmahera Utara tahun depan diprediksikan lebih menarik. Hal ini dapat dilihat dari salah satu pendaftar yang mewakili kaum perempuan di Halmahera Utara. Pendaftar itu adalah Silpa Jong, mantan Kepala Bagian Pemerintahan, Sekretariat Daerah (Sekda) Halmahera Utara (Halut).

Silpa Jong menyatakan maju bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Halut periode 2020- 2025 mendatang sebagai Bakal Calon Bupati.

Dirinya akan maju melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Silpa Jong terlihat mengambil formulir ke Tim Penjaringan dan Penyaringan Kantor Sekretariat PDIP yang terletak di Desa Wosia Tobelo Tengah, Selasa (03/09) siang.

Silpa datang sendiri tanpa diikuti oleh tim sukses. Kedatangannya langsung disambut Ketua DPC Partai PDIP Halmahera Utara Inggrid Paparang bersama Ketua Tim Penjaringan Reynold Simanjuntak dan Sekretaris Irwan Tjam.

Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak. Hal ini terlihat dari apa yang diungkapkan Inggrid Paparang. Ia mengatakan, dari sekian calon yang mengambil formulir, sebagian besar didominasi calon pria, namun dengan kehadiran Silpa Jong, warna baru dalam percaturan politik di Halmahera Utara. Silpa Jong mewakili kaum perempuan untuk ambil bagian menjadi calon kepala daerah.

“Menarik juga dengan adanya calon perempuan yang ikut ambil formulir ke tim penjaringan PDIP Halut,” kata Inggrid Paparang, Ketua DPC PDIP Halut.

Inggrid mengungkapkan, sudah ada sekitar enam calon yang mengambil formulir di tim penjaringan, termasuk Silpa Jong.

Dirinya berharap agar formulir pendaftaran tersebut secepatnya dikembalikan.

Sementara itu, Silpa Jong mengungkapkan, ada berbagai alasan penting yang membuat dirinya ikut maju bertarung dalam Pilkada Halut, salah satunya soal kesejahtraan masyarakat.

“Kehadiran saya sebagai Bakal Calon Bupati (Balon) adalah keterpanggilan dari hati nurani. Kesejahteraan masyarakat adalah hal utama. Sebagai calon Bupati, saya juga didorong oleh pendukung dan simpatisan terutama masyarakat kita yang ada di Loloda, Galela, Tobelo dan bahkan Kao Malifut,” jelas Silpa yang juga sebagai mantan Sekretaris Dinas Pemerintahan Desa Kab.Halut. (SMI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here