KONI Morotai Berbenah Tatap POR Provinsi

0
12
Diskusi Pengurus KONI Pulau Morotai dengan Bupati Benny Laos. Foto : Halil

KORIDORZINE, MOROTAI-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah Kabupaten Pulau Morotai usianya baru seumur jagung. Tetapi, sudah saatnya harus berbenah untuk lebih baik. Kondisi tersebut  menyikapi sejumlah kekosongan pengurus inti yang terjadi karena pindah tugas dan permasalahan internal yang dialami induk organisasi ini.

Sebagai organisasi olah raga, kehadiran KONI harus dikembalikan ke fungsinya. Tekad itu muncul dari kesepakatan hasil diskusi internal pengurus KONI yang ada pada pekan silam.

Menjelang Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) pada bulan November mendatang yang diselenggarakan di Kabupaten Halmahera Selatan, KONI Kabupaten Morotai mulai berbenah. Bertempat di kediaman Bupati di Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan, Jumat (6/9) malam, diskusi seputar pembenahan KONI diselenggarakan.

Diskusi itu dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KONI Pulau Morotai, Ismail Rahaguna beserta seluruh pengurusnya. Kepengurusan KONI ini sepertinya mendapat angin segar, meskipun Bupati sangat mewanti-wanti soal penggunaan anggarannya.

“Kedepankan kejujuran dan transparansi dalam mengelola anggaran, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.

Bupati Benny Laos, menyebut fungsi utama KONI adalah pengendali pembinaan olahraga prestasi bagi seluruh cabang olaharaga dan sebagai alat pemersatu umat melalui berbagai cabang olahraga tersebut.

“Saya setuju lakukan pembenahan KONI Pulau Morotai, dengan ditata organisasinya kembali. Silahkan susun pengurusnya kembali, bila Ismail Rahaguna dipercayakan sebagai Plt Ketua, agar segera diusulkan ke KONI Provinsi Maluku Utara agar diterbitkan SK-nya. Karena olahragalah media yang paling efektif yang dapat mempersatukan umat,” tutur Bupati Benny Laos.

Namun demikian, Bupati Benny berharap, Plt Ketua KONI mendatang harus mampu menata organisasi yang bisa menjawab tantangan ke depan yang semakin berat. Ia menekankan, pembinaan olahraga seperti sepak bola, tinju, karate maupun yang lainnya guna mendulang prestasi bagi Kabupaten Pulau Morotai.

Untuk itu keinginan bupati agar fungsi KONI sebagai pengendali pembinaan olahraga prestasi dikembalikan. Karena secara organisatoris KONI Pulau Morotai membawahi seluruh cabor-cabor yang ada di Kabupaten Pulau Morotai.

“Makanya KONI Pulau Morotai berbenah dan tunjukan kinerja yang lebih baik ke depan serta harus menjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah, karena pemerintahlah sebagai pemegang anggaran. Juga bangun komunikasi dan kekompakan dengan semua cabang olahraga (cabor). Jangan masing-masing cabor tunjukan egonya sehingga mau menguntungkan sendiri. Bila ke depan seperti itu maka, tidak menguntungkan bagi kita semua dan olaharaga di Morotai susah maju dan berkembang.” Pintanya.

Sementara calon Plt. Ketua KONI Pulau Morotai, Ismail Rahaguna, berjanji dalam waktu singkat ini segera menyelesaikan seluruh masalah yang ada.

“Kami sudah melakukan kordinasi dengan sejumlah pihak terkait dan kami upayakan dalam waktu dekat ini semuanya dapat terselesaikan. Sehingga, kabupaten Pulau Morotai dapat mengirim utusannya dari berbagai cabor untuk mengikuti PORPROV di Kabupaten Halmahera Selatan,” tandas Plt. Ketua KONI Pulau Morotai Ismail Rahaguna.(LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here