Lima Hektar Lahan PT Jababeka Morotai Nyaris Ludes Terbakar

0
16

KORIDORZINE, MOROTAI – Musim kemarau di Pulau Morotai kembali mengakibatkan kebakaran lahan.

Senin (9/9) siang ini, sekitar 5 Hektar lahan PT Jababeka Morotai nyaris ludes terbakar. Beruntung, nasib baik masih berpihak. Beruntung kejadian itu langsung dilaporkan ke Pemadam Kebakaran (Damkar), kemudian tim Damkar memberikan pertolongan sehingga dapat segera teratasi.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Morotai, Marwan Sidasi, melalui WhatsApp, Senin (9/9), pukul 15:35 WIT mengatakan, beruntung pihak PT Jababeka Morotai cepat melapor dan langsung ditindaklanjuti tim Damkar ke lahan yang terbakar itu tepat jam 12 siang.

Marwan mengungkapkan, pada saat tim Damkar datang, apinya sudah meluas, nyaris membakar rumah genset dan sudah masuk ke dalam lokasi D’aloha Resort dan nyaris melahap sejumlah koteks.

Menurut Marwan, luas lahan kurang lebih 5 hektar dan sebagian besar sudah terbakar. Kondisi tersebut menyulitkan tim pemadam kebakaran karena mobil damkarnya sangat terbatas.

“Kami agak kelabakan juga dalam memadamkan apinya, karena mobil pemadam yang kami miliki hanya satu unit,” katanya.

Untuk itu, lanjut Marwan, pihaknya meminta bantuan mobil watercanon milik Polres dan mobil tangki air milik Lanal sehingga bersama-sama melakukan pemadaman.

“Angin kencang, apinya sudah meluas, kalau hanya mobil damkar 1 unit tidak mampu mengatasi. Terpaksa, kami minta bantu mobil watercanon milik polres dan mobil tangki air milik Lanal sehingga pemadaman dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Ditegaskannya, pemadaman itu butuh waktu sekitar 3 jam lebih, baru api secara keseluruhan dapat dipadamkan. Melihat kenyataan ini maka Pemkab Morotai diharapkan segera menambah mobil damkar.

“Pemda Morotai segera menambah mobil damkar, karena menghadapi situasi dan kondisi seperti ini kita tidak mampu. Apalagi kalau kebakaran dalam hutan. Bagian Damkar butuh tambahan mobil 3 unit, untuk ikhtiar karena wilayah Morotai cukup luas,” pintanya.

Marwan, menduga, kebakaran di lahan Jababeka ini faktor kesengajaan manusia.

“Api tidak mungkin jadi sendiri, saya duga ada yang buang puntung rokok sehingga memicu kebakaran ini,” tegasnya.

Ia berharap, agar pemerintah segera mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak sembarangan membuat api atau membuang puntung rokok, apalagi dalam musim kemarau dan angin kencang seperti saat ini.

“Pemda segera berkoordinasi dengan TNI-Polri agar buat sosialisasi dan himbauan tegas yang dilampirkan ancaman hukumannya bila kedapatan yang sengaja membakar, agar ada efek jera. Kalau tidak, kebakaran terus terjadi,” tutupnya.(LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here