Tiga Fraksi DPRD Kepsul Setujui Ranperda APBD Perubahan 2019

0
18
Penyampaian Sambutan Oleh Bupati Kepsul Hendrata Thes Pada Paripurna Pandangan Akhir Fraksi tentang pengesahan Ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2019. Foto : Ekhy Drakel

KORIDORZINE, SANANA-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Senin (9/09) kembali menggelar sidang Paripurna dengan agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Tahun Anggaran (TA) 2019.

Sidang yang digelar di Ruangan Paripurna DPRD Kepsul, dipimpin langsung Ketua DPRD Ir.Hi.Ismail Kharie dan didampingi dua Wakil Ketuanya, yakni Wakil Ketua I Alexsander Yosinade dan Wakil Ketua II Jufri Umasugi serta di hadiri 17 Anggota DPRD. Sementara 8 Anggota DPRD lainnya tidak hadir. Selain itu, hadir Bupati Kepsul Hendrata Thes, Sekertaris Daerah (Sekda) Umar Umabaihi dan sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Kepsul.

Sebelum menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2019 untuk di sahkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, terlebih dahulu tiga Fraksi di DPRD, yakni Fraksi Golkar, Fraksi Aksi dan Fraksi PKD menyampaikan beberapa catatan dan pokok pikiran (Pokir) sebagai bahan pertimbangan untuk nantinya ditindaklanjuti oleh Pemkab Kepsul.

Bupati Kepsul Hendrata Thes dalam sambutannya menyampikan bahwa,
proses pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kepsul, sesungguhnya telah dimulai dari proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama KUA-PPAS Tahun Anggaran 2019.

Dokumen Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 akhirnya telah disetujui oleh DPRD untuk disahkan sebagai peraturan daerah tentang perubahan APBD tahun Anggaran (TA) 2019.

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Kepulauan Sula Tahun Anggaran 2019 telah disetujui oleh DPRD, terdiri atas Pendapatan Daerah, semula sebesar Rp. 804,03 milyar, berkurang sebesar Rp.550,5 juta sehingga menjadi Rp.803,48 milyar, dengan Komponen Pendapatan Daerah yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) di targetkan tetap naik semula sebesar Rp.26,63 milyar menjadi 26,65 milyar

Dana perimbangan tidak mengalami perubahan, yakni sebesar Rp. 679,05 milyar. Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah mengalami penurunan sebesar
Rp. 570 juta sehingga berubah menjadi Rp 97,77 milyar. Sementara Belanja Daerah, berubah menjadi sebesar Rp. 884,25 milyar dari anggaran sebelumnya sebesar Rp.827,6 milyar.  Kemudian komponen Belanja Daerah terdiri atas belanja tidak langsung semula dianggarkan sebesar Rp. 226 milyar naik menjadi Rp 235 milyar, sedangkan belanja langsung juga mengalami kenaikan sebesar Rp. 34,19 milyar dari Anggaran semula sebesar Rp. 465,1 milyar menjadi Rp. 498,6 milyar.

Defisit Anggaran berubah menjadi sebesar Rp. 80,7 milyar bertambah besar Rp.57,19 milyar dari defisit anggaran sebelumnya sebesar Rp. 23,5 milyar.  Pembiayaan Daerah, bertambah sebesar Rp. 58,69 milyar sehingga berubah menjadi sebesar Rp. 82,25 milyar dari anggaran sebelumnya sebesar Rp. 23,56 milyar. Kenaikan tersebut terjadi pada komponen penerimaan pembiayaan, yaitu SilPA tahun 2018. Dari struktur perubahan APBD tahun 2019 dengan komponen seperti yang terurai di atas tergambarkan bahwa perubahan APBD tahun 2019 berimbang antara pendapatan, belanja dan pembiayaan.

Dengan telah disahkannya perubahan APBD tahun anggaran 2019, diharapkan semoga program dan kegiatan yang tertuang dalam perubahan APBD tahun 2019 dapat terlaksana denga cepat dan tepat sasaran sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan sula.(EDL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here