Satlantas Polres Morotai Memberi Edukasi ke Siswa dan Mahasiswa Soal Tertib Berlalu-lintas

0
12
Satlantas Polres Pulau Morotai melakukan sosialisasi ke pelajar dan mahasiswa tentang tertib berlalu-lintas. Foto : Halil

KORIDORZINE, MOROTAI– Satuan Lalu-lintas (Satlantas) Polisi Resort (Polres) Kabupaten Pulau Morotai dalam pelaksanaan operasi patuh, dengan sandi operasi patuh Kie Raha 2019 selalu mengedepankan penegakan hukum atau penindakan baik roda dua atau lebih. Selain itu, memberi edukasi hukum tentang tertib berlalu-lintas di jalan raya selama berkendaraan, dengan sasaran utama kepada generasi muda.

Hal tersebut, disampaikan kasat Lantas Polres Pulau Morotai AKP Daniel Maribunga, S.Pd, kepada media ini, Selasa (10/9) sore di Daruba.

Menurutnya, saat ini Satlantas Polres Morotai dengan berbagai upaya meningkatkan kesadaran hukum tertib berlalu-lintas di Kabupaten Pulau Morotai.

“Salah satunya kegiatan Preemptive atau upaya edukasi dan pendidikan kepada masyarakat tentang tertib lalu lintas tetap digalakan,” katanya.

Sehingga, operasi patuh Kie Raha memasuki hari ke-13, Satlantas Polres Morotai menyasar remaja dan pemuda di Kabupaten Pulau Morotai untuk sosialisasi dan pembinaan tentang tertib lalu-lintas.

“Kami berikan edukasi di kalangan pelajar dan mahasiswa di sebagai bagian pelaksanaan tugas Operasi Patuh Kie Raha 2019, sehingga adanya keseimbangan tugas operasi, antara penindakan dan pembinaan dapat tercapai dengan tindakan kepolisian yang profesional, transparan moderen dan terpercaya,” jelasnya.

Untuk itu, Kasat Lantas mengajak, kepada seluruh masyarakat pengguna jalan yang ada di Kabupaten Pulau Morotai, baik dilingkungan Pelajar, Mahasiswa, Birokrasi atau ASN TNI- Polri untuk bersama-sama menggelorakan budaya tertib lalu lintas menuju Kota Morotai yang tertib dan maju.

Dan, yang terpenting lagi, dengan kesadaran hukum dalam berlalu-lintas, sudah menunjukan cermin kemajuan suatu daerah.

Melalui berbagai hal tadi, lanjutnya, tingkat pelanggaran serta angka kecelakaan bisa diturunkan. Kecelakaan itu baik korban luka berat, hingga meninggal dunia serta kerugian materil dapat diturunkan demi untuk keselamatan selama berkendara di jalan raya.

Kasat Lantas Dani juga menghimbau, untuk anak-anak masih di bawah umur, agar selalu diawasi orang tua, tegur dan dibina atau arahkan mereka untuk lebih mencintai budaya tertib berlalu-lintas.

“Karena mereka semua adalah aset negara yang harus kita jaga keselamatannya. Stop pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk kemanusiaan, menuju Indonesia Tertib.” Tegasnya.

Perlu diketahui, bahwa memasuki hari ke-13 operasi patuh Kie Raha 2019 pelanggaran lalu-lintas yang telah di tilang melalui aplikasi online (E-Tilang ) mencapai 250 pelanggar, didominasi kendaraan roda dua (motor).(LIL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here