Pesan Persatuan Hendrata Thes di HUT Partai Demokrat ke-18

0
8
Ketua DPD I Partai Demokrat Malut, Hendrata Thes saat menyampaikan sambutan pada acara malam HUT PD Ke-18 Di Depan Kediaman nya Di Desa Fagudu Kecamatan Sanana. Foto : Ekhy Drakel
KORIDOR,SANANA-Bupati Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Hendrata Thes yang juga sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD I) Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara (Malut) menyampaikan bahwa perbedaan itu adalah hal biasa tapi kita semua adalah keluarga serta saudara.

Hendrata mengatakan sebagai seorang pemimpin ia tidak mau memandang ini saudara atau orang lain. Pada prinsipnya saudara saya salahpun saya perlakukan dengan tegas, saya tidak pandang bulu, itu adalah sifat dan krakter saya karena saya sudah diajarkan seperti itu maka saya tidak boleh memilih kasih. Sebagai sorang pemimpin saya akan tetap berlaku adil buat semua kalangan masyarakat karena sekecil apapun keluarganya dan sekecil apapun marganya tapi mereka adalah bagian daripada orang Sula yang perlu di perhatikan.

Demikian diungkapkan Ketua DPD I Partai Demokrat Hendrata Thes saat merayakan Hari Ulang Tahun HUT Partai Demokrat yang ke-18 beberapa hari lalu.

Bupati Hendrata menegaskan bahwa ia akan selalu berdiri tegak atas nama orang sula karena ia menyadari bahwa kepentingan rakyat adalah segala-galanya. Ia mengatakan, terkadang keputusan yang ia buat mungkin saja ada yang suka dan ada yang tidak suka tapi menurutnya itu adalah konsekuensi sebagai seorang pemimpin.

Hendrata pun berterimakasi atas jabatan dan amanah rakyat yang di berikan kepada dirinya yang sudah memasuki tiga tahun dua bulan enam hari.

“Kenapa saya selalu menghitung waktu masa jabatan saya karena bagi saya waktu adalah sebuah kesempatan yang tidak bisa kita ulangi. Setiap hari saya bekerja memberikan waktu saya kepada rakyat,” ujar Hendrata.

Ketua DPD I Partai Demokrat Hendrata Thes pun meminta kepada semua Kader Partai Demokrat untuk mewakafkan diri dan hidup untuk terus mengabdi pada daerah. Menurut Hendrata meskipun masih banyak tugas yang belum di selesaikan tetapi janganlah berhenti begitu saja. Kita harus terus mengawal sehingga dengan kesempatan yang diberikan saat ini, dan lewat karya-karya bakti yang terus kita buat mulai hari ini dan tahun depan sampai dengan tahun 2021 akan ada perubahan drastis di Kabupaten Kepulauan Sula.

Kita akan tetap bekerja karena masih banyak tugas dan Pekerjaan Rumah (PR) yang belum kita selesaikan. Oleh karena itu, Hendrata meminta agar jangan Masyarakat dan Pemerintah saling membanta-bantah.

Lebih lanjut ia memaparkan, “Kalau ada yang salah mohon kami di maafkan dan kalau ada yang keliru mohon berikan kami pengarahan karena kami juga adalah manusia biasa, kami bukanlah orang yang sempurna, tapi di balik itu kami adalah orang-orang yang merupakan putra dan putri Sula yang juga ingin berbuat bagi negeri yang di percayakan kepada kami saat ini. Saya terus meminta dukungan dan doa serta saran dan kritik kepada kami agar kami bisa menjadi lebih baik.”

Hendrata juga menyitir pepatah leluhur untuk menyemangati semua warga Sula. Melalui Dad Hia Ted Sua, tegas Hendrata, semua dapat bersatu untuk membawa kepentingan daerah ini jauh lebih penting dibandingkan kepentinga pribadi dan kelompok. “Ingat ketika kita bersatu maka kita akan kuat tapi ketika kita tercerai berai maka kita tidak memeliki arah tujuan yang pasti,” tandasnya.

Di Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat yang ke-18 itu, lanjutnya, ia berharap akan tetap bersama dan bersatu memikirkan kepentingan Kabupaten Kepulauan Sula ke depan yang harus diselesaikan.

“Saya menginginkan agar kita semua berbuat untuk Sula, dan apapun yang kita perbuat pasti ada yang menilainya, yaitu rakyat karena rakyat adalah pemilik hak suara yang tertinggi,” tutupnya. (EDL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here